Home / DAERAH / PEKANBARU / SOSIAL BUDAYA

Senin, 12 Mei 2025 - 17:26 WIB

Polda Riau Tegas Tindak Debt Collector Bertindak Preman, Panglima Penggawa Melayu Riau Berikan Apresiasi 

PEKANBARU | LENSANUSA.COM –Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk kekerasan dan aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum debt collector dalam proses penagihan utang.

Penegasan ini disampaikan Direktur Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol. Asep Darmawan, usai pelaksanaan Coaching Clinic Hukum Perdata yang digelar sebagai bagian dari upaya edukasi dan penertiban penegakan hukum perdata di wilayah hukum Polda Riau.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi praktik penagihan utang yang disertai kekerasan atau intimidasi. Siapa pun yang melakukan atau memerintahkan tindakan tersebut, akan kami proses secara hukum tanpa pandang bulu,” tegas Kombes Pol. Asep, Sabtu (10/5).

Pernyataan ini merespons berbagai kasus kekerasan oleh debt collector di wilayah hukum Polda Riau.

Asep menjelaskan, sesuai ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tenaga penagih utang wajib memiliki dokumen resmi seperti surat tugas, sertifikat jaminan fidusia, dan sertifikat kompetensi sebagai tenaga ahli.

Penagihan yang dilakukan tanpa prosedur sah dan legalitas yang lengkap adalah tindakan melanggar hukum.

“Penarikan kendaraan atau barang jaminan fidusia tanpa dasar hukum dan dengan cara paksa, itu adalah pidana. Kami akan bertindak sesuai hukum yang berlaku, termasuk terhadap pihak pemberi perintah yang membiarkan praktik tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut, melalui forum Coaching Clinic ini, Polda Riau mendorong sinergi antara aparat penegak hukum, perusahaan pembiayaan, dan masyarakat untuk memastikan setiap tindakan penagihan dilakukan secara profesional dan beradab, tanpa melanggar hak asasi maupun hukum yang berlaku.

“Dalam kepemimpinan Bapak Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, kami berkomitmen menjadikan hukum sebagai alat perlindungan masyarakat, bukan sebagai alat intimidasi,” tutup Asep.

Ditempat berbeda, panglima PMR Datuk Afrizal Anjo memberikan apresiasi setinggi nya terutama kepada kapolda Riau dan jajaran nya .” Kami penggawa Melayu Riau,ormas Melayu yang didalam nya tergabung 17 ormas kemelayuan apresiasi setinggi nya untuk Kapolda Riau berserta jajannya,yang mana kami menilai komitmen Kapolda Riau ini untuk memberantas premanisme di provinsi Riau dan kami pun Penggawa Melayu Riau siap bersinergi menjaga kondusifitas kota Pekanbaru.”ucapannya

“Kita meminta semua masyarakat provinsi Riau ini khusus nya kota Pekanbaru agar menjaga kondusifitas daerah kita, dengan mendukung program -program pemerintah dan juga segera melaporkan ke Polsek terdekat apabila ada terjadi indikasi yang menggangu kondisi keamanan.”tutupnya

 

Editor: Andi Champay

Share :

Baca Juga

DAERAH

Even Organizer Ilmu Padi Perdana Laksanakan Event UMKM di PX Mall

DAERAH

Gubernur Peduli Zakat, Syamsuar Diundang Ke Istana

DAERAH

Pipa Gas Kimia Mill PT RAPP Diduga Bocor, Puluhan Orang Keracunan Gas Dilarikan ke Rumah Sakit

DAERAH

Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTH 13 Dari Madinah Ke Mekkah

DAERAH

Gawat !!! Warga Wakafkan Tanah Untuk Mushalla, Lurah Tanah Datar Kecamatan Pekanbaru Kota Sewakan ke Pihak Lain

BENGKALIS

Perkuat Silaturahmi dan Program Kedepan, BPS Silaturahmi ke Diskominfotik Bengkalis

DAERAH

Danrem 031/wirabima Bertandang ke Balai Adat  LAMR Provinsi Riau.

PEKANBARU

Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi, Indra Pomi : Alhamdulillah Kota Pekanbaru Masuk kategori Terbaik Dalam Pencegahan Korupsi