Home / DAERAH / PEKANBARU / SOSIAL BUDAYA

Jumat, 6 Juni 2025 - 21:52 WIB

Momentum Idul Adha 1446 H ,Randi Kurniawan: Qurban Tentang Memberi, Bukan Hanya Menyembelih

PEKANBARU| LENSANUSA.COM – Momen setiap tahun, Idul Adha datang membawa suara takbir yang membelah pagi dan aroma pengorbanan yang meresap ke hati. Tapi di balik hiruk-pikuk pembagian daging dan gemuruh penyembelihan, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: apa sebenarnya yang kita kurbankan?

Nabi Ibrahim tak sedang sekadar menyembelih. Ia diminta menyerahkan yang paling ia cintai—anaknya, Ismail. Namun yang Allah inginkan bukan darah atau daging, tapi keikhlasan. Maka digantilah Ismail dengan domba. Di situlah pesan tersiratnya: Allah tidak ingin sesuatu yang bisa dibeli di pasar. Ia ingin hati yang rela melepas.

“Kurban hari ini sering kali kehilangan ruh itu, Kita sibuk memilih kambing, sapi terbaik, tapi lupa memperbaiki niat. Kita hitung daging yang dibagikan, tapi tidak menghitung berapa banyak ego yang harusnya dikorbankan.”papar Randi saat ditemui awak media , Jum’at,(6/5/2025) Selepas sholat isya.

Ia juga menambahkan,”Padahal, kurban sejati bisa berupa waktu yang kita berikan untuk keluarga. Bisa berupa keinginan yang kita tunda demi orang tua. Bisa jadi emosi yang kita redam agar tidak menyakiti pasangan. Kurban bukan hanya peristiwa tahunan,ia bisa hadir setiap hari, dalam bentuk kecil dan diam-diam.”ucapnya

Kita hidup di zaman di mana berbagi seringkali butuh kamera. Tapi sesungguhnya, kebaikan paling murni adalah yang dilakukan ketika tak ada yang melihat, selain Allah. Seperti pemuda yang memilih membatalkan liburan mewah demi membelikan sapi kurban bagi tetangganya. Atau ibu rumah tangga yang menyisihkan uang belanja sejak bulan Rajab, agar anak-anaknya belajar tentang memberi.

Ditempat yang sama,Sigit Purwo,”Idul Adha kali ini ,bukan tentang berapa ekor yang kita sembelih, tapi berapa banyak jiwa yang kita sentuh. Bukan tentang seremoni satu hari, tapi tentang karakter yang kita bangun sepanjang tahun.”ucapnya

Mari kita tanya pada diri,apakah kita sudah berani mengorbankan hal yang paling kita genggam demi kebaikan yang lebih besar? Jika belum, mungkin kurban tahun ini hanyalah rutinitas. Tapi jika sudah, mungkin inilah awal dari hidup yang lebih bermakna.***

 

Editor: Andi Champay

Share :

Baca Juga

BERITA NASIONAL

Ir. Azwan, M. Si Pimpin Rapat Penyusunan RB General Dan RB Tematik Kabupaten Kampar

DAERAH

Danrem 043/Gatam Sholat Idul Adha1444 H /2023 Bersama Masyarakat Bandar Lampung

DI YOGYAKARTA

Gapoktan “Dwi Karsa” Gelar Wiwit Ageng Sebagai Salah Satu Pelestarian Budaya dan Pendukung Ketahanan Pangan Nasional

ROKAN HULU

Korban Jadi Tersangka, Ozi Nofandi SH : Kesaksian Tidak Benar Konsekuensinya Pidana

DAERAH

Bupati H. Bistamam dan Wabup Jhony Charles Tinjau Daerah Rawan Banjir di Bagansiapiapi

DAERAH

Sat Narkoba Polres Pelabuhan belawan tangkap 2pengedar dan 1 pengguna sabu di jln Rawe6

DAERAH

DPRD Kuansing Sahkan Perda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD 2023

ADVERTORIAL

Polsek Bukit Raya Tangguhkan Penahanan Tersangka Yusman Gea? Bomen: Kembalikan Yusman ke Penjara!