Home / DI YOGYAKARTA

Kamis, 11 September 2025 - 14:38 WIB

Deadlock Saat Audiensi dan Tak Dapat Kepastian Izin, PPPS dan Masyarakat Penambang Akan Gelar Aksi di Kantor BBWS Serayu Opak DIY

YOGYAKARTA| LENSANUSA.COM. – Audensi Paguyuban Penambang Progo Sejahtera (PPPS) dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak pada Rabu (10/9/2025) berakhir deadlock. Pasalnya, Kepala BBWS yang dijanjikan hadir ternyata tidak datang. “Kami sangat kecewa karena di undangan tertulis jelas kepala dinas hadir, tapi nyatanya zonk,” tegas Agung Mulyono, Ketua PPPS, usai meninggalkan ruangan dengan wajah kecewa.

Kekecewaan itu semakin dalam ketika pihak BBWS hanya mengutus staf untuk mewakili. “Beliau juga sudah memintakan maaf, karena kepala dinas sedang bertugas ke Jakarta,” ujar perwakilan BBWSO saat menyampaikan permohonan maaf. Namun bagi PPPS, hal itu tidak bisa diterima. “Secepatnya kami akan datang lagi bersama masyarakat yang hidupnya bergantung di Sungai Progo,” lanjut Agung Mulyono  menegaskan.

Tak hanya kecewa, PPPS juga mengancam akan menggelar aksi besar-besaran di kantor BBWS DIY. “Tak ada manfaatnya audensi kemarin, kita akan kerahkan massa untuk geruduk BBWS. Kami sudah jemu di-ontang-anting tanpa kejelasan. Dulu dijanjikan izin turun sebulan, tapi sampai sekarang nihil,” ungkap Umar, salah satu koordinator PPPS, Kamis (11/9/2025).

Masyarakat penambang menekankan agar pemerintah tidak hanya memberi janji, melainkan kepastian. “Kami ingin ada keseimbangan antara keberlanjutan penambangan dan keberpihakan pada penambang lokal. Ini soal keberlangsungan ekonomi warga,” pungkas Umar, mewakili keresahan masyarakat Sungai Progo.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Sambut Hari Bhayangkara Ke-79, Polda DIY Salurkan Bantuan Kepada Masyarakat Yang Membutuhkan

DI YOGYAKARTA

Polisi Berhasil Tangkap Dua Terduga Pelaku Pembunuhan di Sedayu Bantul

DI YOGYAKARTA

Polres Bantul Sita Ratusan Botol Miras dari Outlet Tak Berizin di Parangtritis

DI YOGYAKARTA

Memasuki Hari ke 7 Korban Belum Ditemukan, Pencarian Anak Tenggelam di Sungai Belik Bantul Resmi Ditutup

DI YOGYAKARTA

Maling Gasak HP Penjaga Kos di Bantul, Polisi Tangkap Pelaku Kurang dari 24 Jam

DI YOGYAKARTA

Operasi Gabungan di Bantul Tindak Truk ODOL

DI YOGYAKARTA

Pria Buruh Harian Lepas  di Bantul Nekat Gasak HP tetangga dan Tipu Rekan Korban Rp 20 Juta Pakai Modus Gadai Truk

DI YOGYAKARTA

Seorang Nenek di Bantul Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan