BANTUL | LENSANUSA.COM. – Gempa berkekuatan magnitudo 6,4 yang berpusat di Pacitan, Jawa Timur yang terjadi pada ,Jumat dinihari (6/2/2026) pada pukul 01.06 Wib juga terasa hingga ke Kabupaten Bantul. BPBD Bantul mencatat setidaknya ada 15 orang terluka dan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amrudin mengatakan menurut update Lapsit yang dikeluarkan Pusdalops BPBD Bantul hingga pukul 09.30 WIB pihaknya telah menerima laporan dampak gempa dari 10 wilayah. Ia menyebut, kerusakan bangunan terjadi di Kapanewon Banguntapan, Bantul, Imogiri, Jetis, Kasihan, Pajangan, Pleret, Pundong, Sedayu, dan Srandakan.
“Dari data sementara ada delapan titik rumah rusak, dua titik tempat ibadah, satu titik fasilitas pemerintah, dua titik fasilitas pendidikan, dan satu titik fasilitas kesehatan,” ucapnya,
Selain kerusakan bangunan, gempa juga mengakibatkan 15 warga terluka. Seluruh korban pun sudah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan baik rumah sakit maupun puskesmas.
Lebih lanjut Mujahid menjelaskan secara rinci penanganan korban diantaranya meliputi 3 orang dirawat di RSU PKU Muhammadiyah Bantul, 6 orang di RSUD Panembahan Senopati, serta 2 orang dirawat di RSUD Saras Adyatma.
“Selanjutnya ada satu orang di RSU Permata Husada, satu orang dirawat di RS Santa Elisabeth Ganjuran, satu orang dirujuk ke RSU Prambanan, dan satu warga dirawat di Puskesmas Sanden,” jelasnya.
Mujahid menambahkan sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan terkait dampak gempa Pacitan.
“Data kerusakan bangunan rumah hingga fasilitas umum ini terus bertambah dan terus kita diperbaharui ,” imbuhnya .
BPBD Bantul menghimbau kepada masyarakat tetap tenang dan jangan panik dan selalu waspada .*SY.














