Home / DAERAH

Senin, 9 Maret 2026 - 14:51 WIB

Dirjen Hubla Mediasi Perselisihan APBMI dan Koperasi TKBM, Kedua Pihak Sepakat Damai

JAKARTA | LENSANUSA.COM – Perselisihan antara Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat Indonesia (APBMI) dengan Aliansi Serikat Pekerja/Buruh dan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Seluruh Indonesia akhirnya menemui titik terang. Pertemuan yang dimediasi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, berakhir dengan kesepakatan damai.

Dalam dialog yang dihadiri jajaran Kementerian Perhubungan, Kementerian Koperasi, serta Kadin Kalimantan Selatan, disimpulkan bahwa para pihak sepakat untuk menjalankan kegiatan sesuai peran dan fungsi masing-masing serta membangun hubungan industrial yang harmonis.

“Kami harapkan pertemuan ini mampu menyelesaikan masalah sehingga tidak ada perbedaan tafsir lagi. Tadi disepakati semua masalah sudah clear. Masing-masing pihak harus menjalankan tupoksinya,” tegas Dirjen Perhubungan Laut, Masyhud, di Jakarta.

Akar Persoalan

Perselisihan ini bermula dari dinamika di lapangan terkait penggunaan tenaga kerja buruh TKBM. Pihak Aliansi buruh sebelumnya sempat berencana menempuh jalur hukum terhadap Ketum APBMI, Juswandi Kristanto, terkait kebijakan penggunaan tenaga kerja di pelabuhan.

Ketua Aliansi Serikat Pekerja dan Koperasi TKBM Indonesia, HM. Jusuf Rizal, menyampaikan apresiasinya atas mediasi tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan kesepakatan teknis tanpa diskriminasi.

“Kami berpikiran positif. Tidak mungkin APBMI ingkar janji atau tidak patuh pada komitmen. Koperasi TKBM Pelabuhan siap bersinergi melaksanakan keputusan bersama, sebab bertikai itu tidak produktif,” ujar Jusuf Rizal kepada media.

Ketentuan Tarif dan Regulasi

Jusuf Rizal menjelaskan bahwa polemik yang meruncing sejatinya terjadi di wilayah Kalimantan Selatan, khususnya terkait penolakan terhadap ketentuan tarif bongkar muat yang diatur dalam Peraturan KM 35 Tahun 2007.

Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap SKB Tiga Menteri (Kemenaker, Kemenhub, dan Kemenkop) yang mengatur keberadaan Koperasi TKBM di pelabuhan. Menurutnya, sinergi adalah kunci kelancaran arus ekonomi nasional.

Ketegasan Pemerintah

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menekankan agar situasi di pelabuhan tetap kondusif guna menjaga kelancaran arus barang. Jika di kemudian hari ditemukan pelanggaran terhadap kesepakatan ini, pemerintah menyatakan akan mengambil sikap tegas.

“Setelah mediasi ini, APBMI diharapkan fokus pada fungsi mewadahi Perusahaan Bongkar Muat (PBM), sementara Koperasi TKBM fokus menyiapkan SDM tenaga kerja yang profesional dan bersertifikat,” tutup Jusuf Rizal. (jm)

Share :

Baca Juga

PEKANBARU

Pemkab Kampar Tandatangani Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerjasama Dengan STTD

DAERAH

Lahan Abdul Rahman Silalahi dan masyarakat dikuasi diduga preman bayaran,7 orang diamankan tim Raga Polresta Pekanbaru 

DAERAH

Pastikan Pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning tahun 2024 berjalan aman dan kondusif dengan mengendarai sepeda Motor Kapolres Pelalawan cek langsung kelapangan. 

DAERAH

Hadiri Peresmian Gedung Kantor OJK, Bupati Harapkan Semakin Sinergi Dengan Daerah

DAERAH

Berkonsep Digital, Gubri Bahas Museum Perjuangan Rakyat Riau

ADVERTORIAL

Meriahkan Malam Hiburan Festival Pacu Jalur di Lubuk Jambi, Bupati Suhardiman Hadir Bersama 3 Artis Cantik

DAERAH

Semarak Hari Bakti TNI AU ke-79, Sinergi Lanud Roesmin Nurjadin dan Pemuda Pancasila Bersihkan Pasar Bawah dan Masjid Raya Pekanbaru

DAERAH

Pedomani dan Laksanakan Tri Krama Adhyaksa Sebagai Landasan Jiwa Setiap Insan Adhyaksa Menjadi Salah Satu Pesan Kajati Pada Apel Kerja