Home / DI YOGYAKARTA

Senin, 1 Juni 2026 - 17:14 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Semangat Persatuan dan Nilai Kebangsaan Kembali Digaungkan di DIY

YOGYAKARTA | LENSANUSA.COM. – Di tengah dinamika global yang semakin kompleks serta tantangan kebangsaan yang terus berkembang, semangat Pancasila kembali digaungkan sebagai fondasi utama dalam menjaga persatuan dan kedamaian. Momentum Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi pengingat bahwa nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendiri bangsa tetap relevan sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa maupun dunia.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta digelar pada Senin (1/6/2026) di Lapangan Monumen Pahlawan Pancasila. Upacara dihadiri oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., unsur Forkopimda DIY, serta sejumlah pejabat instansi terkait. Bertindak selaku inspektur upacara adalah Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc.

Pada hari yang sama, Polda DIY juga menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Mapolda DIY. Upacara dipimpin oleh Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., dihadiri para Pejabat Utama Polda DIY, serta diikuti seluruh personel Polda DIY.

Dalam upacara tersebut dibacakan amanat resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menjadi momentum refleksi bahwa Pancasila tidak hanya berperan menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga memiliki kontribusi penting dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Dalam amanatnya disampaikan bahwa tanggal 1 Juni merupakan momen penting untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” demikian amanat Kepala BPIP yang dibacakan dalam upacara.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa Pancasila merupakan “bintang penuntun” sekaligus “jangkar moral” bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan global dan dinamika geopolitik dunia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi landasan dalam mewujudkan cita-cita konstitusi untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Melalui peringatan ini, BPIP juga menitipkan pesan kepada generasi muda agar menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dalam setiap tindakan dan keputusan. Sementara itu, kepada seluruh aparatur pemerintah, diingatkan agar setiap kebijakan publik senantiasa berlandaskan prinsip keadilan sosial, berpihak kepada masyarakat, serta menolak segala bentuk intoleransi yang dapat mengancam persatuan bangsa.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di DIY tahun ini menjadi simbol kuat komitmen seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, merawat keberagaman, serta mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi Indonesia yang maju, harmonis, dan berdaya saing di tingkat global. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Rumah Kontrakan di Banguntapan

DI YOGYAKARTA

Polis Obrak-abrik Jaringan Peredaran Miras Ilegal di Enam Lokasi Dalam Sehari di Bantul, Sita Puluhan Botol Minuman Beralkohol

DI YOGYAKARTA

Buruh Bangunan ditemukan Meninggal Dunia di Galian Cakar Ayam, Diduga Penyakitnya Kambuh
Petugas damkar BPBD Bantul melakukan pemadaman di lokasi kejadian.

DI YOGYAKARTA

Warung Makan di Gabusan Sewon Ludes Terbakar

DI YOGYAKARTA

Polres Bantul Raih Penghargaan Satker Dengan Perolehan IKPA Maksimal

DI YOGYAKARTA

Geopix Beri Dukungan Penuh Musisi Bersatu Tolak Sponsorship Freeport di Pestapora

DI YOGYAKARTA

Bakti Sosial Kesehatan Dalam Rangka HUT TNI Ke 79 di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta

DI YOGYAKARTA

TLI Gelar Weekend Camp Merah Putih, Sebagai Ajang Silaturahmi Multikultural dan Persaudaraan Satu Darah Indonesia