Home / DI YOGYAKARTA

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Toko Sembako di Jetis Bantul Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1,1 Miliar

BANTUL | LENSANUSA.COM. –  Sebuah toko sembako di Jalan Imogiri Timur Km 11, Blawong II, Trimulyo, Jetis, Bantul, terbakar pada Kamis (13/8/2026) dini hari. Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp 1,1 miliar, namun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian itu.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 01.02 WIB. Saat itu, salah seorang saksi yang merupakan warga sekitar mendengar suara ledakan dari dalam toko yang sebelumnya telah tutup.

“Pada Rabu (12/8) sekitar pukul 21.00 WIB, toko tutup dan ditinggalkan oleh karyawan. Kemudian pada Kamis sekitar pukul 01.02 WIB, saksi mendengar suara ledakan dari dalam toko,” kata Rita, Kamis (13/8/2026).

Setelah mendengar ledakan, saksi kemudian melihat kepulan asap keluar dari jendela samping toko. Selanjutnya, saksi memberitahukan kejadian tersebut kepada saksi lainnya.

“Api kemudian terlihat semakin membesar di dalam toko. Kedua saksi sempat berusaha memadamkan api menggunakan air seadanya sambil meminta pertolongan warga sekitar,” ujarnya.

Karena api tidak kunjung padam, warga kemudian menghubungi Pemadam Kebakaran Kabupaten Bantul dan Polsek Jetis. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 01.15 WIB.

Api akhirnya berhasil dipadamkan secara keseluruhan sekitar pukul 03.30 WIB. Proses pemadaman melibatkan empat unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Bantul, dua unit BPBD Kabupaten Bantul, serta satu unit PMI Bantul.

Kerugian Capai Rp 1,1 Miliar

Rita menjelaskan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kebakaran tersebut. Sementara itu, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 1,1 miliar.

“Kerugian bangunan toko diperkirakan sekitar Rp 100 juta. Kemudian barang dagangan berupa sembako, minyak, sabun, beras, gula, makanan ringan, sampo, perabot rumah tangga, kosmetik, perlengkapan anak dan bayi, susu dan lainnya ditaksir sekitar Rp 1 miliar,” jelasnya.

Menurut Rita, toko tersebut merupakan bangunan yang disewa oleh pemilik selama lima tahun. Adapun usaha toko telah beroperasi selama kurang lebih tiga tahun.

Diduga Korsleting Listrik

Polisi telah mendatangi lokasi dan meminta keterangan dari pemilik serta sejumlah saksi. Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.

“Untuk penyebab kebakaran sementara diduga karena korsleting listrik. Namun, petugas masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait kejadian tersebut,” tutur Rita. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

KAI Daop 6 Yogyakarta Imbau Kewaspadaan di Perlintasan Sebidang, Keselamatan Jadi Prioritas

DI YOGYAKARTA

Buruh Bangunan asal Pajangan Tewas, Mengalami Kecelakaan Kerja Saat Lembur Pasang Plafon.

DI YOGYAKARTA

Polda DIY gelar apel kesiapan pengamanan Takbir Keliling dan Sholat Idhul Adha 1446 H

DI YOGYAKARTA

Penerapan Managemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Pekerja Bangunan di Indonesia

DI YOGYAKARTA

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Masjid Agung Manunggal Bantul Bersholawat

DI YOGYAKARTA

Polisi Grebek Gerai Miras di Banguntapan Bantul, Sita Puluhan Botol Minuman Beralkohol

DI YOGYAKARTA

Gerakan Tanam Padi Pasca Banjir di Srandakan: Wakapolda DIY dampingi Menteri Pertanian Tinjau Lokasi Sekaligus Tanam Padi

DI YOGYAKARTA

Penanganan Kasus Mafia Tanah Mbah Tupon Masuki Tahap II, Polda DIY Serahkan Enam Tersangka ke Kejati