Home / BERITA NASIONAL

Jumat, 11 September 2026 - 10:00 WIB

PWMOI Luncurkan Program Satu Desa, Satu Wartawan Bantu Pemerintahan Prabowo Ikut Awasi Pembangunan Desa

JAKARTA | LENSANUSA.COM – Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) luncurkan Program Satu Desa, Satu Wartawan (One Village, One Journalist) guna turut membantu pemerintahan Prabowo Subianto mengawasi pembangunan di 75 ribu desa, khususnya di daerah Tiga T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar)

Menurut Ketua Umum PWMOI, KRH.HM.Jusuf Rizal, SH kepada media di Jakarta, lemahnya pengawasan dalam pembangunan di desa menjadi salah satu faktor maraknya penyalahgunaan wewenamg (abuse of power) dan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) di pemerintahan desa.

“Berdasarkan pengalaman lemahnya akses informasi di desa, khususnya di daerah tiga T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) turut berkontribusi terjadinya KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme),” tegaa Jusuf Rizal, pria berdarah Maduea-Batak, Relawan Prabowo Subianto itu.

Dikatakan tingkat penyalahgunaan wewenang di desa dan daerah Tiga T Sangat memprihatinkan karena berdampak langsung kepada pembangunan yang tidak berjalan, fasilitas yang kurang maupun kesejahteraan masyarakat terganggu karena anggaran banyak dikorup. Itu terjadi karena lemahnya pengawasan institusi formil

Guna mengatasi masalah lemahnya pengawasan dan akses informasi, tegas Jusuf Rizal aktivis penggiat anti korupsi itu, PWMOI meluncurkan program Satu Desa, Satu Wartawan (One Village, One Journalist/Reporter). Jadi setiap desa akan memiliki wartawan/reporter sebagai mata dan telinga mengawasi pembangunan di desa.

Revolusi Industri tambah Jusuf Rizal, Pendiri LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) dan Ketum Ormas Madas (Masyarakat Madura Asli) Nusantara itu, harus dapat dimaksimalisasi untuk ikut membantu pemerintah dalam mendukung Clean and Good Governance (tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih)

Dikatakan PWMOI akan berkoordinasi dan bekerjasama dengan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, M.Qodari, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kementerian Desa, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Kementerian Pertahanan (Kemenhan), serta perusahaan industri telekomunikasi, dll

Program Satu Desa, Satu Wartawan ini juga sekaligus dalam rangka mendidik sumberdaya berkualitas (profesional) di sektor ke wartawanan melalui pelatihan kompetensi jurnalistik serta sertifikasi. Bagi yang tidak memiliki media online, PWMOI akan memfasilitasi melalui media group Jaring Media Nusantara (JMN)

Berdasarkan catatan Redaksi PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) merupakan brand produk dari Perkumpulan Berbadan Hukum, Organisasi Perkumpulan Pewarta Media Globalindo (PWMOI). Brand PWMOI terdaftar di Hak Intelektual Properti Right (HAKI) di Kementerian Hukum (Kumham) dan dilindungi UU Merek Nomor 20 Tahun 2016

Program Satu Desa, Satu Wartawan ini terbuka untuk masyarakat yang ingin menjadi wartawan/reporter. Bagi yang tertarik akan diberikan pendidikan jurnalistik, kartu reporter maupun KTA dari PWMOI*

Share :

Baca Juga

BERITA NASIONAL

Berikan Rasa Aman dan Nyaman Pada Masyarakat, Polsek Rantau Alai Giat Rutin Lakukan Patroli Beat Malam Hari

PEMERINTAH

Dirlantas Sidak Pool Angkutan Ditemukan Tidak Memiliki Ijin Resmi

HUKUM/KRIMINAL

Kritik Pedas untuk Polres Sumba Timur: Rakyat Kecil Dijemput Paksa, Prosedur Hukum Dikangkangi

BERITA NASIONAL

Pastikan Keamanan Wilayah, Polsek Tanjung Raja Gelar KRYD dan Patroli Hunting

DI YOGYAKARTA

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

DI YOGYAKARTA

Terimakasih Respon Cepat Relawan Cakrawala, Tagana,dan TRC BPBD Bantul.

BERITA NASIONAL

Kota Bandar Lampung Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Lampung Ke-50

BERITA NASIONAL

PT Arara Abadi Turunkan Tim RPK Membantu Pemadaman Karhutla di Rohil dan Rohul