GUNUNGKIDUL | LENSANUSA.COM. – Dinas pariwisata ekonomi kreatif dan olahraga kabupaten Gunungkidul bekerja sama dengan Bank BPD DIY akan melakukan pilot project sistem pembayaran non tunai (cashless) menggunakan Mobile Point Of Sales (MPOS) yang telah dilengkapi sistem hybrid hingga full cashless berbasis QRIS di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) utama Pantai Baron
Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan mengurangi potensi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD)

Sekretaris Dinparekrafpora Eko Nur Cahyo SIP. M.Si. mengatakan, penerapan pembayaran nontunai merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola yang akuntabel dan efisien.
“Dengan sistem digital, uang langsung masuk ke bank dan tidak terjadi kebocoran. Kita targetkan awal bulan mei 2026 ujicoba di TPR utama Baron nanti akan kita pasangi barcode” jelasnya kepada Media Lensanusa.com., Senin (13/4/2026).
Langkah digitalisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga memberi pengalaman yang lebih nyaman bagi wisatawan.
“Kalau semua serba mudah dan transparan, wisatawan senang, petugas juga terbantu, dan pemerintah daerah bisa mengontrol keuangan dengan baik,” pungkasnya.
Eko menambahkan kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya penataan sektor pariwisata serta optimalisasi sistem pembayaran non-tunai di Gunungkidul. *SY.















