Home / DI YOGYAKARTA

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:25 WIB

Diduga Komplikasi Hipertensi, Perempuan Ditemukan Meninggal Dunia di Bantul

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Warga Dusun Donotirto RT 03, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul digegerkan dengan penemuan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya, Senin (23/2/2026) petang.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 18.30 WIB. Korban berinisial S (64), warga Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, ditemukan dalam posisi tengkurap di dalam kamar, mengenakan mukena dan berada di atas sajadah.

Polisi memasang police line di TKP ( Foto/Dok Humaspolres)

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Setelah menerima laporan, Piket Fungsi Polsek Kasihan dipimpin Pawas AKP Tono Wibowo bersama Tim Inafis Polres Bantul dan petugas medis dari Puskesmas Kasihan I langsung menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan pemeriksaan,” ujar Rita, Selasa (24/2/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat adik korban, H (48), pulang ke rumah sekitar pukul 18.30 WIB. Ia mendapati rumah korban dalam kondisi gelap dengan jendela terbuka.

Karena merasa curiga, saksi kemudian masuk ke rumah dan menyalakan lampu. Setelah lampu dinyalakan, korban ditemukan sudah dalam posisi tengkurap di kamar.

“Saat dicek dengan memegang tangan korban, kondisinya sudah dingin. Kemudian saksi membuka mukena dan melihat adanya darah di dekat wajah korban,” jelas Rita.

Saksi kemudian memanggil keluarga dan warga sekitar sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kasihan.

Pemeriksaan awal oleh dokter Puskesmas Kasihan I, dr. Yoga Laksono, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Tidak ditemukan luka luar akibat penganiayaan. Pendarahan yang keluar dari mulut diduga berasal dari gangguan pencernaan seperti tukak lambung atau hipertensi yang tidak terkontrol, yang berisiko menyebabkan stroke atau gangguan jantung,” terang Rita.

Jenazah korban di bawa ke RS Bhayangkara Guna Otopsi ( Foto/Dok.PoskoPMI)

Korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY oleh PMI Bantul untuk pemeriksaan lebih lanjut. Autopsi luar dipimpin oleh dr. Idha.

Dari hasil pemeriksaan awal oleh dokter Puskesmas Kasihan I, tidak ditemukan adanya luka luar akibat penganiayaan. Pendarahan yang keluar dari mulut diduga berasal dari gangguan pencernaan seperti tukak lambung atau akibat hipertensi yang tidak terkontrol, yang berisiko menyebabkan stroke maupun gangguan jantung.

Korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma dan hipertensi. Berdasarkan catatan medis, korban terakhir kali memeriksakan diri pada tahun 2022 dengan riwayat hipertensi.

“Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena faktor kesehatan,” jelas Iptu Rita..

Tim medis memperkirakan korban meninggal dunia sekitar 2 hingga 8 jam sebelum pemeriksaan dilakukan pada pukul 22.45 WIB.

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai sekitar pukul 00.15 WIB, pihak keluarga menerima penjelasan dari dokter dan membuat surat pernyataan. Jenazah kemudian dibawa pulang ke rumah duka menggunakan ambulans FPRB Kalurahan Bangunjiwo.

“Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi lanjutan. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan unsur kekerasan,” pungkas Rita.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Berantas Peredaran Miras ,Polres Bantul Amankan Puluhan Botol Minuman Beralkohol Ilegal di Pleret dan Kretek

DI YOGYAKARTA

Pria 59 Tahun Curi Motor Honda PCX di Banguntapan Ditangkap di Garut

DI YOGYAKARTA

Operasi Keselamatan Progo 2026, Polres Bantul Memberikan Teguran 2.560 Pelanggar

DI YOGYAKARTA

Polda DIY Launching Pamapta: Wujud Polisi Cepat, Tepat, dan Humanis di Tengah Masyarakat

DI YOGYAKARTA

Front Jihad Islam Gelar Aksi, Darochman ;Tindak Tegas Dalang di Balik Kericuhan Demo Mahasiswa Papua di Jogja !!

DI YOGYAKARTA

Polisi Tangkap Dua Residivis Curi Motor di Sedayu, Alasan untuk Biaya Sekolah Anak

DI YOGYAKARTA

Mayat Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Bulus Jetis Bantul

DI YOGYAKARTA

Sekretariat DPRD DIY Teguhkan Komitmen Wujudkan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi