Home / DI YOGYAKARTA

Minggu, 1 Desember 2024 - 23:25 WIB

DKPP Bantul Gelar Kontes Ternak Kambing PE, Bangkitkan Semangat Peternak Muda

Sekda Bantul Agus Budi Raharjo bersama Dandim 0729/BTlL Letkol .Inf Muhidin kunjungi stand peserta kontes.

Sekda Bantul Agus Budi Raharjo bersama Dandim 0729/BTlL Letkol .Inf Muhidin kunjungi stand peserta kontes.

BANTUL| LENSANUSA.COM. – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Kontes Ternak kambing peranakan etawa (PE)  di pasar seni Gabusan Sewon Bantul , Minggu (1/12/2024)

Kontes tersebut diselenggarakan sebagai upaya membangkitkan semangat peternak muda dan lokal untuk kembali mempopulerkan kambing varietas unggul tersebut.

Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo mengatakan, varietas kambing PE mulai dikembangkan sejak tahun 1985 di pajangan Pada tahun 2010, peminatnya semakin meningkat dan populasinya pun mulai berkembang.

“Populasinya di Bantul saat ini sudah mencapai ribuan. Dan semakin meningkat hingga menyebar di 17 Kapanewon. Keunggulannya yakni rata-rata pertambahan berat badan atau average development gain (ADG) lebih bagus, daging dan produksi susunya juga bagus,” ucapnya.

Joko menambahkan, pihaknya berharap kambing PE akan menjadi kambing unggulan di Kabupaten Bantul. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan dengan program inseminasi buatan secara gratis.

“Kambing kacangan itu kan persentase dagingnya lebih kecil. Dengan adanya kambing PE ini, kami harapkan bisa memperbaiki kualitas daging dan susu. Kemudian menghasilkan gizi yang baik dan sehat saaat dikonsumsi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Peternak Kambing Galigesing Nasional (Perkanas) kabupaten Bantul Hanung Raharjo ST.MT. mengatakan kontes ternak kambing PE ini juga sebagai komitmen untuk mendukung program pemerintah daerah untuk memajukan peningkatan populasi ternak, khususnya kambing PE.

“Seperti pada era tahun 2005-2015 itu kan Bantul sebagai salah satu produk atau peternak yang kualitas seninya dalam grade tinggi. Jadi kami ingin mengembalikan dan mempopulerkan kambing PE itu kepada peternak milenial maupun peternak lokal terdahulu,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga berharap, populasi ternak kambing PE bisa meningkat dan nilai jual kambing yang tinggi, seperti halnya pada kontes ternak kambing PE saat ini, yang terdapat nilai jual Rp200 juta per kambing.

“Jadi, kami ingin mendukung peternak kita di Bantul agar mereka semangat menghasilkan ternak kambing PE berkualitas. Tidak hanya ternak-ternak kambing yang mohon maaf, kelas pasar atau kelas ekonomis,” katanya. *SY

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Polisi Fasilitasi Restorative Justice Dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di Bambanglipuro

DI YOGYAKARTA

Babinsa Koramil 04/Sewon Dampingi Fogging di Dusun Tembi Wilayah Binaannya.

DI YOGYAKARTA

Pastikan Kemananan Bagi Wisatawan, Kapolda DIY Cek Pos Pengamanan di Pantai Parangtritis

DI YOGYAKARTA

Cegah Penyebaran, Dinkes Rekomendasikan Siswa Terjangkit Gondongan di Bantul Diminta Tak Masuk Sekolah

DI YOGYAKARTA

Penemuan Mayat Lansia di Dekat Sumur Gegerkan Warga Sedayu Bantul

DI YOGYAKARTA

Bupati Gunungkidul Serahkan Hewan Qurban Bantuan Dari Yayasan Attawasol Insaniy Singapura

DI YOGYAKARTA

Dandim 0729/Bantul Hadiri Pengesahan Warga Tingkat I PSHT Cabang Bantul

DI YOGYAKARTA

UDD PMI Gunungkidul Peringati Hari Donor Darah Sedunia, Bupati: Jadikan Donor Darah Sebagai Gaya Hidup untuk Menyelamatkan Jiwa Orang Lain