Home / DAERAH / PEKANBARU

Kamis, 23 April 2026 - 14:36 WIB

Dorong Pemerataan Kesehatan dan Perlindungan Pekerja, Komisi IX DPR RI Tinjau Langsung RSUD di Riau

PEKANBARU | LENSANUSA.COM– Komisi IX DPR RI melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Gubernur Riau pada Selasa (22/4/2026) dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap program pemerintah di bidang kesehatan, ketenagakerjaan, dan perlindungan pekerja migran.

Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Layanan Kesehatan

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zulkifli Syukur, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan di Provinsi Riau masih menghadapi berbagai tantangan.

Ia mengungkapkan keterbatasan fasilitas kesehatan, kondisi sejumlah rumah sakit yang memerlukan peningkatan status dan kualitas layanan, serta kekurangan dokter spesialis dan subspesialis menjadi persoalan utama yang perlu segera diatasi. Pemerintah Provinsi Riau juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam pemerataan layanan kesehatan, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana, alat kesehatan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia tenaga medis.

Selain itu, percepatan penurunan angka stunting juga menjadi fokus utama yang membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

Pengawasan Program Kesehatan dan Ketenagakerjaan

Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI, Carles, menegaskan bahwa posisi geografis Provinsi Riau yang strategis menuntut perhatian serius dalam pemerataan layanan kesehatan.

“Kunjungan kerja ini bertujuan memastikan pelaksanaan program pemerintah di bidang kesehatan, ketenagakerjaan, dan perlindungan pekerja migran berjalan optimal serta tepat sasaran,” ujarnya.

Sorotan untuk RSUD Arifin Achmad

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Maharani, menyampaikan sejumlah catatan penting terkait kondisi layanan kesehatan di Riau, khususnya di rumah sakit umum daerah.

Ia menyoroti kondisi RSUD Arifin Achmad sebagai rumah sakit rujukan utama di Provinsi Riau yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius. Beberapa hal yang menjadi sorotan antara lain perlunya penambahan ruang rawat inap, pembangunan gedung rawat jalan yang representatif, serta pemenuhan kebutuhan dokter spesialis dan subspesialis.

Selain itu, dr. Maharani juga menekankan pentingnya pemerataan layanan kesehatan di wilayah terpencil dan kepulauan seperti Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir. Menurutnya, daerah-daerah tersebut membutuhkan peningkatan kapasitas rumah sakit yang didukung fasilitas dan sarana prasarana yang memadai.

Ia menyatakan akan membawa aspirasi ini ke tingkat nasional agar pembangunan dan peningkatan layanan kesehatan di Provinsi Riau menjadi prioritas dalam kebijakan dan penganggaran.

Tinjauan Lapangan ke RSUD Petala Bumi

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, rombongan Komisi IX DPR RI juga melakukan peninjauan langsung ke RSUD Petala Bumi untuk melihat kondisi dan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

Kunjungan kerja ini diharapkan menghasilkan langkah konkret dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Riau, sekaligus meningkatkan efektivitas program di sektor ketenagakerjaan dan perlindungan pekerja migran.

 

(Andi champay)

Share :

Baca Juga

DAERAH

PUPR Pekanbaru Jalin Komunikasi Dengan Pemprov Riau Atasi Masalah Banjir

PEKANBARU

Pemko Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Atasi Banjir

DAERAH

Pimpinan Dan Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Hadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan APBD TA 2023

PEKANBARU

Disdik Pekanbaru Imbau Orangtua Lapor Jika Ada Paksaan Beli LKS di Sekolah

DAERAH

PEMKAB KUANSING DAN UNSUR TNI POLRI TINJAU KESIAPAN LEBARAN IDUL FITRI

DAERAH

Pastikan Bersih Dari Narkoba, Lapas Pekanbaru Konsisten Laksanakan Giat Tes Urin Kepada Warga Binaan

DAERAH

Danrem 031/Wirabima Serahkan Bingkisan Idul Fitri kepada prajurit dan PNS korem

DAERAH

KPU Provinsi Sumatera Utara Gelar Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Pemilih Segmen Disabilitas*