Home / DI YOGYAKARTA

Kamis, 28 November 2024 - 02:51 WIB

Hasto-Wawan Klaim Kemenangan Sementara 44,42%, di Pilkada Jogja, “Menang Ojo Umuk, Kalah Ojo Ngamuk”

YOGYAKARTA | LENSANUSA.COM. – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yogya nomor urut 2, Hasto Wardoyo-Wawan Harmawan, unggul dalam hitung cepat versi Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDIP DIY.

Hasto-Wawan meraih suara sebesar 44,42 persen, di susul pasangan Afnan Hadikusumo-Singgih Raharjo sebesar 32,51 persen, dan Heroe Poerwadi-Sri Widya Supena dengan 23,06 persen. Hasil itu didapat setelah hasil hitung cepat mencapai angka 99,67 persen.

Hasto Wardoyo di Kantor DPC  PDIP Kota Yogyakarta, Rabu (27/11/2024)  Petang mengungkapkan kemenangan tersebut didapatnya berkat dukungan warga kota jogja. Karenanya semua pihak harus bersama-sama menyadari bahwa yang memaknai kemenangan adalah masyarakat.

“Ada calon, ada tim sukses, ada partai pendukung, tetapi tanpa masyarakat, kita tidak akan menang. Oleh karena itu, kemenangan ini adalah milik masyarakat dan harus dipersembahkan untuk warga,” ungkap Hasto.

Meski dari hasil real count BSPD unggul cukup jauh dari kedua paslon lain, Hasto meminta pendukungnya menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Maka dari itu, dia mengimbau kepada tim sukses, para tokoh, relawan dan simpatisan untuk tidak berlebihan dalam merayakan kemenangan tersebut.

Sederhananya, yang menang ojo umuk, yang kalah aja ngamuk,” tuturnya.

Selanjutnya, Hasto berharap nantinya akan terjalin sinergi yang baik antar elemen masyarakat di Kota Gudeg jika dia resmi dilantik sebagai Wali Kota Yogyakarta.

“Seandainya diberi amanah tentu harus kerja sama dengan semua pihak,” katanya.

Kolaborasi berbagai pihak, kata Hasto, dibutuhkan dalam penanganan masalah pelik di Kota Yogyakarta. Salah satunya dalam soal pengelolaan sampah.

“Saya kira, menjalankan amanah perlu dukungan masyarakat. Kami bersyukur (menang). Tapi, kesekian kalinya, kami juga harus mengucap astagfirullah dan innalillahi wa innailaihi rojiun untuk mendapat pengampunan dosa bisa khusnul khatimah,” tandasnya.*TimRed.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Penerapan Managemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Pekerja Bangunan di Indonesia

DI YOGYAKARTA

Bocah 8 Tahun yang Hanyut di Selokan Singosaren Bantul, Ditemukan Meninggal di Sungai Gajah Wong

DI YOGYAKARTA

Jumpa Pers Akhir Tahun, Sederet Capaian Polda DIY 2025: Angka Kecelakaan Masih Tinggi dan Mendominasi Statistik Kriminalitas

DI YOGYAKARTA

Kasus Tabrak Lari di Jetis Viral di Medsos, Polres Bantul :  Pengemudi Avanza Sudah Dimintai Keterangan

DI YOGYAKARTA

Forum Suara Rakyat Jawa Tengah Dukung Penuh Irjend Ahmat Luthfi Di Pilkada Jateng 2024

DI YOGYAKARTA

Pencarian Nelayan Hilang di Muara Opak Masih Terus Dilakukan, Basarnas Kerahkan Drone Thermal Hingga Perahu

DI YOGYAKARTA

Terungkap Pembunuhan di Gumuk Pasir Parangtritis, Korban dihabisi Nyawanya Lantaran Sengketa Bisnis Umrah

DI YOGYAKARTA

Demo Penambang Pasir di Kepatihan Batal, Sekda DIY Terima Audiensi Perwakilan PPPS