Home / DAERAH

Selasa, 27 Desember 2022 - 18:46 WIB

Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Upaya Pengendalian Inflasi di Momen Nataru

PEKANBARU | LENSANUSA.COM Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, telah melakukan berbagai upaya guna pengendalian inflasi di momen Natal 2022 dan tahun baru 2023 atau Nataru.

Hal itu disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Kota (Pj Sekdako) Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, S.T., M.Si., usai rapat koordinasi pengendalian inflasi bersama Mendagri secara virtual, bertempat di ruang rapat lantai tiga Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (26/12).

Berbagai upaya yang dilakukan itu di antaranya mengawal jalur distribusi supaya suplai bahan pokok ke Kota Pekanbaru tetap lancar.

“Kemudian kita juga melakukan pengecekan ke gudang Bulog dan distributor supaya tak ada penimbunan. Kata Kepala Bulog, untuk stok pangan kita sampai Februari masih aman,” ucap Indra.

Selanjutnya, kata dia, pemerintah kota juga terus menggalakkan gerakan menanam cabai dan menjalin kerjasama dengan sejumlah daerah penghasil.

“Jadi sesuai arahan Pj, kita diminta bekerjasama dengan daerah penghasil supaya jangan sampai inflasi kita meningkat,” ujarnya.

Sementara itu terkait inflasi sendiri, disebut Indra untuk saat ini masih terkendali di angka 6,06 persen. “Harapan kita tentu di angka 6,06 bisa bertahan saja, bahkan mudah-mudahan bisa turun lagi ya.” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

DAERAH

Plt. Sekda Kampar Azwan Serahkan Bantuan PMT Anak Stunting Dari PT. Texcal Mahato

PEKANBARU

Wako Pekanbaru Ingatkan Sanksi Tegas Bagi Pelaku Usaha yang Langgar Jam Operasional Ramadan

DAERAH

Asisten Pidana Militer Kejati Riau Laksanakan Kunker ke Kejari, Polres dan Kodim Indragiri Hulu

DAERAH

Tuan Rumah Sumut Siap Raih Podium di Cabor MTB Nomor DHI

DAERAH

STAI AL-Hikmah Medan Laksanakan Sidang Munaqasyah Gelombang ke 1 TA.2022/2023

PEMERINTAH

Bupati Rohil Ajak Seluruh Pendeta Sinergi Bangun Daerah

BENGKALIS

Wakil Ketua III DPRD Bengkalis H Misno Menghadiri Pelepasan Jamaah Haji Kloter 12

BERITA NASIONAL

Wabup Husni Merza : “Say No To LGBT”