Home / DI YOGYAKARTA

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Kweni-Druwo Berlaku 3 Agustus-7 Desember 2026, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bantul akan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa penutupan jalan dan pengalihan arus kendaraan di kawasan Jl. Kweni-Druwo, Sewon, Bantul. Rekayasa tersebut diterapkan untuk mendukung kelancaran pekerjaan pembangunan jembatan yang berlangsung mulai 3 Agustus hingga 7 Desember 2026.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan agar proses pekerjaan jembatan dapat berjalan dengan aman sekaligus meminimalkan potensi kemacetan di sekitar lokasi proyek. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan selama pekerjaan berlangsung.

“Selama pekerjaan jembatan dilaksanakan, akan diberlakukan penutupan jalan pada ruas yang terdampak disertai pengalihan arus lalu lintas. Kami mengimbau masyarakat agar memperhatikan rekayasa yang telah ditetapkan dan memanfaatkan jalur alternatif yang tersedia,” kata Rita, Senin (3/8/2026).

Ia menjelaskan lokasi pekerjaan berada di kawasan Jl. Kweni-Druwo dan Jl. Miri, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul. Sejumlah pengalihan arus telah disiapkan untuk menjaga kelancaran mobilitas kendaraan selama proyek berlangsung.

Menurut Rita, kendaraan yang datang dari Simpang 4 Pelemsewu dan hendak menuju Jl. Miri ke arah barat akan dialihkan melalui Jl. K.H. Ali Maksum. Sementara itu, kendaraan dari Simpang 3 Pasar Niten yang akan menuju Jl. Miri ke arah timur diarahkan melintasi Jl. Pasar Niten.

“Rekayasa ini disusun agar arus kendaraan tetap berjalan lancar meskipun terdapat penutupan jalan di lokasi pekerjaan. Kami berharap para pengendara mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujarnya.

Selain pengalihan arus, masyarakat juga diminta mengutamakan keselamatan selama berkendara. Pengguna jalan diimbau mengurangi kecepatan saat melintas di sekitar lokasi proyek, tetap waspada terhadap aktivitas pekerjaan, serta menghindari ruas jalan yang sedang dikerjakan apabila memiliki pilihan jalur lain.

Rita menambahkan, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar pelaksanaan pembangunan jembatan dapat selesai sesuai jadwal tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas secara signifikan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama proses pekerjaan berlangsung. Terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan kerja sama seluruh masyarakat. Kepatuhan terhadap rekayasa lalu lintas ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendukung kelancaran pembangunan dan mewujudkan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan,” pungkasnya. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Hari Tani Nasional ,Kepala DKPP Bantul : Bergandengan Tangan Membangun Kedaulatan Pangan diatas Segalanya

DI YOGYAKARTA

Bidhumas Polda DIY Gelar Sosialisasi Hasil Rakernis Humas Polri 2025

DI YOGYAKARTA

Material Galian C Tanah Urug di Pajangan Berserakan, Jalanan Berlapis Tanah dan Licin Saat Hujan Turun

DI YOGYAKARTA

Danrem 072/Pamungkas Ajak Mahasiswa UGM Kenang Sejarah Pahlawan Revolusi di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

DI YOGYAKARTA

Dua Wisatawan Asal Banjarnegara Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Selamat dan Satu Masih Dalam Pencarian

DI YOGYAKARTA

Polres Bantul Akan Segera Gelar Operasi Patuh Progo, 7 Jenis Pelanggaran Jadi Prioritas

DI YOGYAKARTA

Mayat Pria Ditemukan di DAM Kali Code Jotawang Sewon Bantul, Ini Identitasnya

DI YOGYAKARTA

Upacara Peringatan HUT TNI AU ke 78 di AAU Yogyakarta