Home / DI YOGYAKARTA

Jumat, 27 Juni 2025 - 08:11 WIB

Sambut 1 Sura, Ribuan Masyarakat ikuti Prosesi Lampah Budaya Mubeng Beteng Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

YOGYAKARTA| LENSANUSA.COM. – Ribuan warga masyarakat mengikuti Lampah Budaya Mubeng Beteng atau berjalan mengelilingi Beteng Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat bertepatan dengan Tahun Baru Jawa 1 Sura Dal 1959 dan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Jumat (27/6/2025) dini hari.

Ribuan masyarakat lakukan mubeng Beteng Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Ribuan warga masyarakat bersama para abdi dalem sudah berkumpul di Bangsal Ponconiti Keben Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat sejak Kamis (26/6/2026) pukul 21.00 WIB.

Tradisi itu diawali dengan pembacaan tembang macapat berisi doa dan pujian yang dipimpin oleh abdi dalem keraton K.M.T. Projosuwasono.Usai pembacaan Macapat, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelepasan oleh Putra Dalem, atau utusan dari Raja Keraton Jogja Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Sekitar pukul 00.00 WIB, seusai lonceng keraton berbunyi 12 kali, rombongan peserta mulai berjalan kaki mengelilingi Beteng Keraton atau Beteng Baluwarti sejauh kurang lebih 5 kilometer.

“Mubeng Beteng itu sebagai wujud laku prihatin. Diharapkan banyak berdoa, mensyukuri 1 tahun yang lalu, kemudian berdoa untuk tahun yang akan datang agar diberikan keselamatan,” ujar Pujo

Ia menegaskan bahwa Lampah Budaya Mubeng Beteng bukan merupakan hajat resmi Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, melainkan kegiatan budaya spiritual yang diselenggarakan oleh para abdi dalem.

Selama perjalanan, peserta diminta menjaga suasana khidmat dengan tidak berbincang atau biasa disebut ‘tapa bisu’.

“Orang menyebut tapa bisu, itu boleh saja. Akan tetapi, sebetulnya bukan berarti bisu, tetapi kita berdoa dalam hati,” ungkap Pujo

Rute prosesi Mubeng Beteng berangkat dari Kompleks Keben kemudian ke utara sampai ke Alun-alun Utara. Lalu ke utara lagi sampai ke Titik Nol Kilometer Jogja berlanjut ke arah barat.

“Sampai pojok Beteng Lor Kulon terus ke selatan, sampai pojok Kidul Kulon, terus ke timur sampai pojok beteng kidul wetan. Terus ke utara sampai pojok Beteng Lor Wetan,” pungkasnya. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Sah !! DPP PDIP Resmi Beri Rekomendasi ke Joko Purnomo-Rony Wijaya di Pilkada Bantul 2024

DI YOGYAKARTA

Tertabrak Pikap dari Belakang, Pengendara Astrea Prima Meninggal Dunia

DI YOGYAKARTA

Perayaan Natal Berlangsung Aman, Bupati Berharap Gugah Semangat Hadirkan Kebaikan Sesama Umat

DI YOGYAKARTA

Ini Motif Pelaku Pembacokan Remaja di SPBU Kretek Bantul

DI YOGYAKARTA

Kompolnas Apresiasi Polda DIY Sebagai Role Model Dalam Implementasi Paradigma Polri yang Humanis

DI YOGYAKARTA

Seorang Lansia di Bangunjiwo Ditemukan Meninggal Gantung Diri

DI YOGYAKARTA

Resmi Dilantik , Sekda Agus Budi Raharjo S.KM. M.Kes Jabat Ketua PMI Kabupaten Bantul Masa Bhakti 2024 – 2029

DI YOGYAKARTA

Geger, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Banguntapan Bantul