Home / HUKUM/KRIMINAL / PEKANBARU

Minggu, 29 September 2024 - 17:42 WIB

Pemilik Kampus Persada Bunda Dipolisikan Terkait Kasus Penganiayaan

Foto : Ramli, Korban P{enganiayan di Jalan Rangsang, Simpang Empat Kota Pekanbaru, Sabtu (28/09/2024)

Foto : Ramli, Korban P{enganiayan di Jalan Rangsang, Simpang Empat Kota Pekanbaru, Sabtu (28/09/2024)

PEKANBARU | LENSANUSA.COM – Dua orang putra kandung pendiri sebuah Yayasan Kampus swasta di Pekanbaru inisial HR dan DD dilaporkan ke Polisi terkait dugaan tindak pidana penganiayaan.

Ramli Ramadhan Lase alias Ramli (20), selaku Pelapor melaporkan kedua pelaku seusai menganiaya dirinya  di Jalan Rangsang, Simpang Empat Kota Pekanbaru – Riau, Sabtu (28/09/2024) sekira pukul 23.00 WIB.

Didampingi Purnama Harmonis Lase, S.H , selaku abang sepupu  Korban, melaporkan Pelaku di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pekanbaru, dengan nomor : LP /B /892 /IX /2024 /SPKT / POLRESTA PEKANBARU /POLDA RIAU tertanggal 29 Setember 2024.

Foto : Salah satu terlapor inisial HR yang diduga Menganiaya Ramli , Sabtu malam (28/9).

Kepada awak media ini, Harmonis Lase, S.H., mengaku orang yang ditelepon Korban saat terjadi penganiayaan itu. Saat dirinya tiba di lokasi kejadian, Ramli terlihat berlumuran darah di bagian kepala.

“Malam td, kami resmi melaporkan HR dan DD ke Polresta Pekanbaru,” ucapnya.

Pihak Korban melaporkan HR dan DD karena diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan secara bersama sama terhadap salah satu mahasiswa nya.

“Pelakunya HR dan DD (disamarkan-red), mereka saudara kandung dan anak kandung dari Pendiri Yayasan Kampus Persada Bunda,” terangnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, diduga peristiwa penganiayaan berawal ketika HR dan DD tiba-tiba datang memukul tanpa sebab, diduga karena saat itu mereka melihat PSM bersama Ranli.

Saat dikonfirmasi, Ramli mengaku pada saat itu  hendak mengantarkan PSM ke Asramany (Mess), namun  mes tersebut telah tertutup dan adik PSM telah tertidur.

Karena larut malam Ramli membawa PSM ke tempat nya sembari menunggu balasan telponan dari adik PSM sambil mereka main game dengan pintu saat itu terbuka.

Dan ketika nanti ditelpon oleh adik PSM ranli akan mengantarkan PSM kembali Mess atau Asramanya. Pada saat itu, langsung HR menganiaya Ranli.

“Pas saya antar pulang, Adiknya yang ada di dalam kamar ketiduran. Kami telpon orangnya juga tidak bangun,” jelasnya.

Diduga tidak terima tindakan Korban, tiba-tiba HR datang memarahi dan meninju Ramli menggunakan Knuckle secara bertubi-tubi. Setelah itu, datang adik Pelaku inisial DD langsung memukuli Muka dan Leher  Pelapor.

Akibat perbuatan pelaku, kepala dan badan Pelapor terasa sakit. Selain itu, Pelapor juga mengalami luka robek dan bocor di bagian kepala.

Terkait hal ini, Terlapor dan pihak terkait lainnya belum berhasil dikonfirmasi hingga berita ini tayang.**Rls

Share :

Baca Juga

HUKUM/KRIMINAL

Dua Anggota PSHT Korban Pembacokan Dilarikan ke Rumah Sakit Terdekat

DAERAH

Korban Merasa di-Intimidasi, LPKRI BAI Minta Kapolres Siak Tuntaskan Kasus Sebelum Pindah Tugas

DAERAH

Roni Dasmon Kalong Kembali Nahkodai Pemuda Pancasila Kampung Dalam, Aidil: Jaga Soliditas dan Pengabdian

DAERAH

Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Riau Laksanakan Kegiatan Sosial Bagi-Bagi Takjil Kepada Masyarakat

DAERAH

Festival Silaturahim Silat Tradisi Bangsa Melayu, Satukan Perguruan dan Teguhkan Jati Diri Bangsa

DAERAH

Bapenda Giat Sosialisasikan Layanan Berbasis Daring

HUKUM/KRIMINAL

Hebat, Pelaku Pengeroyok Pasutri di PT KTU Melenggang Bebas dan Tetap Bekerja

DAERAH

Dorong Pencapaian Target Inklusi Keuangan, Asisten II Minta TPKAD Aktif Jalankan Proker