Home / DI YOGYAKARTA / PEMERINTAH

Selasa, 1 Oktober 2024 - 13:31 WIB

Status Siaga Darurat Kekeringan DIY Berakhir,Tidak Mempengaruhi Terhadap Aktifitas Distribusi Air Bagi Yang Terdampak.

oppo_0

oppo_0

YOGYAKARTA | LENSANUSA.COM. – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belum  memperpanjang kembali status siaga darurat kekeringan  di wilayah DIY. Seperti diketahui, status Siaga Darurat Kekeringan DIY habis per hari ini, 30 September.

“Tanggal 30 September ini selesai darurat kekeringannya. Jadi saya belum melakukan perpanjangan atau belum melakukan siaga yang lain karena masih menunggu dari rilis BMKG dahulu,” kata Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad, Senin (30/9/2024).

Noviar menambahkan, berakhirnya status siaga darurat kekeringan di wilayah itu tidak akan berpengaruh terhadap program penyaluran air bersih di daerah-daerah yang terdampak kekeringan. Masyarakat yang meminta bantuan air bersih tetap akan dibantu sesuai dengan kemampuan anggaran.

“Status siaga kekeringannya itu gunanya untuk mengantisipasi yang berdampak cukup luas. Nah jadi walaupun siaga kekeringan sampai 30 September tapi kalau penyaluran selama masyarakat membutuhkan ya dilayani,” katanya.

Ia memaparkan, hingga Minggu (29/9)2024), jumlah air bersih yang disalurkan yakni Kabupaten Bantul 312 kali di 7 kapanewon, 13 kalurahan, dengan jumlah total 1.560.000 liter,Kabupaten Kulon Progo 188 kali, di 7 kapanewon, 21 kalurahan dengan jumlah total 940.000 Liter dan  Kabupaten Gunungkidul 980 kali di 10 kapanewon, 24 kalurahan dengan jumlah total 5.340.000 Liter.

“Kabupaten Sleman dan Kota Jogja tidak ada penyaluran air bersih,” pungkasnya.

Sementara itu Hengki sukaralewan PMI kabupaten Bantul menyampaikan khususnya di Bantul kegiatan droping air bersih menggunakan tangki air selain PMI ada juga dari Tagana, BPBD Bantul, DLH Bantul dengan jadwal distribusi yang di sepakati bersama

“Distribusi air ini kita lakukan dengan beberapa armada tangki selain dari PMI ada juga Tangki Tagana , BPBD Bantul serta DLH, dengan jadwal yg telah di sepakati bersama” ujarnya saat di temui media dilokasi droping dusun Rejosari terong Dlingo. *SY

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Pria Paruh Baya Asal Wonosobo Ditemukan Meninggal di Angkringan

DI YOGYAKARTA

Developer yang Laporkan Oknum Intel Polres Bantul Dipolisikan atas Dugaan Penipuan Properti, Hanuji Wibowo: Banyak Sertifikat Konsumen Yang Digadaikan ke Bank Oleh Pengembang Tanpa Sepengetahuan

DI YOGYAKARTA

Laptop Mahasiswa KKN UII Unit 74 Hilang Digasak Maling di Sanden

DI YOGYAKARTA

Respon Cepat Petugas PDAM Bantul Tangani Pipa Bocor Diapresiasi Warga

DAERAH

Rutan Kelas I Medan Berikan Extrafooding Kepada Warga Binaan Selama Ramadhan

DI YOGYAKARTA

Mahasiswa di Sleman Hilang Sejak Maret Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil

DAERAH

Kunjungan Silaturahmi, IMO Indonesia DPW Riau Undang Kejati Riau Hadiri Acara Pelantikan

DI YOGYAKARTA

Komisi III DPR RI Tinjau Kesiapan Aparat Penegak Hukum DIY Hadapi Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Nasional 2026