BENGKALIS | LENSANUSA.COM – Program Makan Bergizi (MBG) besutan Presiden Prabowo Subianto membawa angin segar bagi warga Kabupaten Bengkalis. Dapur MBG Sahabat Mulia di Desa Wonosari kini menjadi andalan utama masyarakat setempat dalam menggerakkan roda perekonomian keluarga melalui penyerapan tenaga kerja lokal yang masif.
Dampak Nyata bagi Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Keberadaan Dapur MBG Sahabat Mulia terbukti bukan sekadar penyedia nutrisi, melainkan motor penggerak ekonomi. Hingga Rabu (10/6/2026), tercatat 35 karyawan telah bergabung dan mendapatkan penghasilan tetap dari operasional dapur ini.
“Kami memprioritaskan warga lokal. Sebanyak 65% pekerja adalah warga Desa Wonosari, sisanya tersebar dari Kelurahan Bengkalis Kota hingga Desa Senggoro. Ini adalah langkah nyata kami dalam mencegah pengangguran,” ujar Aslap, perwakilan pengelola saat ditemui di lokasi.
Mengapa Dapur MBG Sahabat Mulia Sangat Membantu?
Program ini memberikan dampak positif secara langsung, di antaranya:
Penciptaan Lapangan Kerja: Membuka peluang bagi warga untuk mendapatkan penghasilan harian.
Pemberdayaan Masyarakat: Menggunakan tenaga kerja berbasis per-kecamatan sesuai Juknis yang ditetapkan.
Stabilitas Ekonomi: Membantu keluarga memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Transparansi Operasional demi Kepercayaan Publik
Di tengah apresiasi warga, pihak pengelola juga mengedepankan keterbukaan informasi. Menjawab isu yang beredar, Aslap menegaskan bahwa operasional dapur dilakukan secara profesional dan legal.
“Status lahan kami adalah sewa, bukan wakaf yayasan. Semuanya tertuang dalam dokumen kontrak yang ditandatangani oleh Bapak Muhammad Said Siregar dan Bapak Aan Arpikin di atas materai,” jelasnya. Publik dapat mengakses informasi ini sebagai bentuk komitmen Dapur MBG Sahabat Mulia dalam menjaga kepercayaan masyarakat. (*/Effi)














