Home / DI YOGYAKARTA

Minggu, 19 Januari 2025 - 00:17 WIB

Jogja Pandu Peradaban Nusantara, Kapolda Tegaskan Pentingnya Sinergitas untuk Keamanan DIYn

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Kegiatan bertajuk Jogja Pandu Peradaban Nusantara Menuju Hamemayu Hayuning Bawana yang diadakan pada Sabtu (18/1/2025), menjadi momen penting dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Daerah DIY, Polda DIY, dan berbagai elemen masyarakat sebagai ungkapan rasa syukur atas situasi keamanan yang kondusif di wilayah ini.

Kegiatan yang dilaksanakan di Graha Pradipta Jogja Expo Center Banguntapan Bantul ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang memberikan sambutan atau santiaji (medhar sabda). Kapolda DIY Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., juga hadir untuk menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menjaga suasana damai. Forkopimda mendampingi prosesi penyerahan hasil bumi dari 5 kabupaten/kota di DIY, yang dilakukan oleh Ketua Paguyuban Lurah dan Pamong DIY.

Sebanyak 392 kalurahan dan 46 kelurahan di DIY turut diwakili oleh para lurah beserta anggota jaga warga sebagai garda terdepan masyarakat, dengan mengenakan baju adat Ngayogyakarta Hadiningrat. Selain itu, beberapa talenta muda dari Yogyakarta, Papua, Kalimantan, Ambon, dan Batak tampil dalam acara ini, menunjukkan kreativitas seni yang menjunjung tinggi budaya lokal. Kelompok seni seperti Guyon Maton dan Cak Percil CS turut memeriahkan suasana.

Kapolda DIY, Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keamanan yang terjadi di Yogyakarta merupakan hasil kerjasama masyarakat.

“Keamanan bukanlah sekadar anugerah, melainkan dihasilkan oleh kerjasama masyarakat. Keamanan bukan sekedar situasi, tetapi sebuah investasi yang sangat berpengaruh terhadap pendidikan, pariwisata, dan ekonomi kemasyarakatan. Oleh karena itu, segala bentuk upaya kita dalam menjamin keamanan di Yogyakarta akan sangat berdampak terhadap kehidupan masyarakat.”

Lebih lanjut, Kapolda DIY menambahkan pentingnya menjaga keamanan di DIY mengingat sektor yang mendorong perekonomian di DIY adalah sektor pariwisata dan pendidikan.

“Dalam situasi yang tidak aman, mereka akan menyingkir. Apalagi wisatawan tidak akan mau datang lagi ke DIY untuk berwisata di Malioboro, pantai Gunungkidul, pantai Parangtritis, bukit Menoreh, Merapi, dan tempat-tempat destinasi wisata lainnya. Dalam situasi tersebut termasuk para orang tua dari luar sana juga timbul rasa khawatir bila melepas anaknya untuk kuliah di Jogja.”ujarnya.

Kapolda menegaskan kegiatan tersebut menjadi simbol sinergitas antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga keistimewaan Yogyakarta.

“Jogja Istimewa bukan hanya slogan, tetapi semangat yang harus terus kita jaga bersama demi masa depan yang lebih baik,” pungkas Kapolda DIY.*SY

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Terungkap Pembunuhan di Gumuk Pasir Parangtritis, Korban dihabisi Nyawanya Lantaran Sengketa Bisnis Umrah

DI YOGYAKARTA

BPBD Bantul Kukuhkan 4 Kalurahan Tangguh Bencana (Kaltana)

DI YOGYAKARTA

Perkumpulan Pegawai Dan Pensiunan Kehutanan Bantul ” RIMBAWAN” Salurkan Bantuan Air Bersih

DI YOGYAKARTA

Progres TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0729/Bantul Terus Dikebut Meski Cuaca Kurang Bersahabat

DI YOGYAKARTA

Kodim 0729/Bantul Menggelar Penanaman Magrove Serentak di Baros

DI YOGYAKARTA

Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bantul Gelar Turnamen E-Sports Mobile Legends: Tim Shorttrim Keluar Sebagai Juara

DI YOGYAKARTA

Kemendagri Dorong Konsistensi Penerapan Standar Pelayanan Minimal di Lingkungan Pemerintah Daerah

DI YOGYAKARTA

Bukan Sekadar Razia Miras, Polsek Cangkringan Hadirkan Solusi Lewat Angkringan Si AMAN