Home / DI YOGYAKARTA / HUKUM/KRIMINAL

Selasa, 3 September 2024 - 00:11 WIB

Mantan Mantri Bank BUMN Unit Kasihan di Tetapkan Sebagai Tersangka Atas DugaanTindak Pidana Korupsi.

YOGYAKARTA | LENSANUSA.COM. – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Daerah istimewa Yogyakarta (DIY) menetapkan 1 orang tersangka atas perkara dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Bank milik BUMN Unit Kasihan Kabupaten Bantul, Senin (2/9/2024) Dengan tersangka berinisial DP yang berkedudukan sebagai mantri di Bank tersebut.

Informasi terhimpun penetapan tersangka ini terkait dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan penyaluran pinjaman KUR (Kredit Usaha Rakyat) dn KUPEDES salah satu BANK milik BUMN Unit Kasihan periode Januari 2019 – Desember 2021 dan Unit Pandak periode Januari 2022 – September 2023 sehingga mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 6.030.533.066 rupiah (enam milyar tiga puluh juta lima ratus tigapupuh tiga ribu enam puluh enam rupiah ) berdasarkan surat penetapan tersangka oleh kepala Kejati DIY.

Kepala kejaksaan tinggi DIY Ahelya Abustaman SH.MH. saat jumpa pers ,Senin (2/9/2024) di loby Kejati DIY menjelaskan bahwa status menaikan status DP menjadi tersangka karena tim penyidik telah memperoleh 2 alat bukti yang cukup untuk menetapkan DP sebagai tersangka sebagai mana di atur dalam pasal 184 ayat 1 KUHP .Akibat perbuatan tersangka DP, Negara mengalami kerugian sebesar 6.030.533.066.

“Terhadap tersangka DP dilakukan pemeriksaan kesehatan dan oleh dokter dinyatakan dalam keadaan sehat dan Akan dilakukan penahanan di lapas perempuan kelas II B Yogyakarta selama 20 hari kedepan sesuai dengan surat perintah penahanan kajati DIY ” paparnya.

Modus operandi yang dilakukan tersangka dengan cara mencari orang yang bersedia di pinjam identitasnya untuk pengajuan kredit KUR maupun KUPEDES dengan iming iming imbalan uang maupun tidak.

Tersangka DP juga menggunakan modus menawarkan orang lain untuk mengajukan kredit KUR maupun KUPEDES namun tersangka dengan sengaja menaikan plafon pinjaman baik baik sepengetahuan nasabah maupun tanpa sepengetahuan nasabah.

Untuk memperlancar aksinya tersangka juga sudah mempersiapan SKU ( surat keterangan usaha) mengisi sendiri jenis usaha dan tempat usaha calon debitur yang bukan sebenarnya lalu meminta calon debitur untuk legalisasi cap stempel di kantor kalurahan.

” Bagi calon debitur dan tempat usahanya yang domisili diluar kapanewon Kasihan Dan Pandak ,tersangka DP merekayasa domisili dan usaha pada form rekomendasi pinjaman atau merekayasa domisili usaha maupun alamat tempat di SKU seolah olah alamat dan usaha calon debitur berada di kapanewon Kasihan atau Pandak ” tandas kajati.

” Tersangka juga melakukan upaya merekayasa foto tempat usaha tersebut yang bukan merupakan usaha milik calon debitur alias fiktif.Dengan tujuan agar lebih meyakinkan pemutus kredit atas beberapa  kredit yang diprakarsai tersangka DP  namun melampirkan  agunan pada berkas pengajuan kredit dan agunan  tersebut di ambil oleh tersangka dari nasabah existing  dari Bank BUMN Unit Kasihan dan unit Pandak  ” pungkasnya

Perbuatan tersangka DP di jerat menggunakan pasal Primer pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 UU nomor 31 UU tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang telah di ubah Jo UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atasa UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo  pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo pasal 64 KUHP.

Subsidiar pasal 3 Jo pasal 18  UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang telah di ubah UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak.pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo pasal 65 KUHP.  * SY

 

Berita ini 1054 kali dibaca

Share :

Baca Juga

DUMAI

IMO Indonesia Kecam Oknum Wartawan RH, Diduga Catut Media Se-Riau Back Up Mafia BBM

HUKUM/KRIMINAL

Peringati Hari Bhakti ke-20, KPK Berkomitmen Berantas Korupsi Sampai ke Akar !

DAERAH

Pria 41 Tahun Ini Ditangkap Polisi Karena Miliki dan Simpan Sabu Dirumahnya 

DI YOGYAKARTA

Kapolres Bantul Hadiri Apel Peringatan HUT Ke-14 BPBD Bantul

DAERAH

36 Adegan Diperagakan ke 4 Tersangka Kasus Pembunuhan di Cafe Marupak 

HUKUM/KRIMINAL

Rugikan Negara, Tersangka Tindak Pidana Perpajakan Diserahkan Ke Kejaksaan Tinggi Riau

DAERAH

Berkas P-21, Tim JPU Melakukan Penahanan Terhadap Tersangka SPJ Fiktif Sekretariat DPRD Rohil

BERITA NASIONAL

Perkara Penusukan Maling Hingga Tewas Dihentikan Kejari Serang
× Admin