Home / DI YOGYAKARTA

Senin, 7 April 2025 - 21:55 WIB

Arus Balik H+7, Tercatat 55.854 Kendaraan Masuk DIY

YOGYAKARTA | LENSANUSA.COM. – Arus balik Lebaran 2025 mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada H+7. Data traffic counting dari Smart Province DIY yang dihimpun oleh Satgas Operasi Ketupat Progo 2025 mencatat, hingga pukul 10.30 WIB hari ini, Senin (7/4/2025), sebanyak 55.854 kendaraan masuk ke wilayah DIY, sementara 47.023 kendaraan keluar.

Peningkatan ini melanjutkan tren dari hari Minggu (6/4/2025), tercatat 156.159 kendaraan masuk dan 157.852 kendaraan keluar. Data dua hari terakhir mengindikasikan bahwa gelombang arus balik menunjukan tren kenaikan.

Puncak arus keluar DIY terjadi pada 4 April dengan 175.107 kendaraan, sedangkan arus masuk tertinggi sebelumnya tercatat pada 2 April dengan 166.799 kendaraan.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., dalam keterangannya mengatakan bahwa selama rangkaian Operasi Ketupat Progo 2025, Polda DIY telah menyiapkan sistem pengamanan di beberapa titik rawan.

“Kami sudah menyiapkan pengamanan di jalur utama dan titik rawan. Arus balik mulai padat, kami imbau pemudik tetap berhati-hati, patuhi arahan petugas, dan jangan memaksakan diri saat lelah.” katanya.

Operasi Ketupat Progo 2025 masih terus berjalan hingga esok hari (8/4/2025) untuk memastikan arus balik berjalan aman dan lancar. *SY

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Cemburu Buta! Pedagang Ditusuk 7 Kali di Pasar Beringharjo

DI YOGYAKARTA

Korban Lakalaut Asal Banjarnegara di Pantai Parangtritis Ditemukan

DI YOGYAKARTA

Napak Tilas Jejak Sejarah Pabrik Gula di Bantul Yang Terlupakan

DI YOGYAKARTA

Nekat Curi Motor Tetangga Sendiri ,Pria di Bantul Ditangkap Polisi

DI YOGYAKARTA

Kekuatan Besar Koalisi Sleman Baru Usung Harda Kiswaya – Danang Maharsa di Pilkada 2024

DI YOGYAKARTA

Anak Berumur 8 Tahun Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara, Masih Dalam Pencarian

DI YOGYAKARTA

Dua Remaja Terseret Arus Saat Surfing di Pantai Parangtritis, Satu Selamat ,Satu Masih Dalam Pencarian

DI YOGYAKARTA

Gubernur DIY Tetapkan Darurat Kekeringan, BPBD Himbau Warga Hemat Air